Algoritma Pembagian

Pada setiap bilangan bulat a dan b dimana b0, pasti ada tepat satu pasangan bilangan bulat (q,r), q adalah hasil bagi (quotient) dan r adalah sisa bagi (remainder), yang memenuhi a=bq+r dan 0r<|b|

Contoh 1

Pasangan bilangan bulat (23,4) dapat dinyatakan sebagai 23=45+3
Hasil bagi (quotient) q=5
Sisa bagi (remainder) r=3 dan 03<4

Contoh 2

Pasangan bilangan bulat (−17,5) dapat dinyatakan sebagai −17=5(−4)+3
Hasil bagi (quotient) q=−4
Sisa bagi (remainder) r=3 dan 03<5

Contoh 3

Pasangan bilangan bulat (29,−6) dapat dinyatakan sebagai 29=(−6)(−4)+5
Hasil bagi (quotient) q=−4
Sisa bagi (remainder) r=5 dan 05<6

Contoh 4

Pasangan bilangan bulat (−27,−6) dapat dinyatakan sebagai −27=(−6)5+3
Hasil bagi (quotient) q=5
Sisa bagi (remainder) r=3 dan 03<6

Contoh 5

Pasangan bilangan bulat (18,−3) dapat dinyatakan sebagai 18=(−3)6+0
Hasil bagi (quotient) q=6
Sisa bagi (remainder) r=0 dan 00<3

Bukti

Ada dua hal yang harus dibuktikan, yaitu ada dan tunggal.

Maksudnya "ada" adalah bukti existence, yaitu:
Pada setiap bilangan bulat a dan b dimana b0, pasti ada tepat satu pasangan bilangan bulat (q,r) yang memenuhi a=bq+r dan 0r<|b|

Maksudnya "tunggal" adalah bukti uniqeness, yaitu:
Pada setiap bilangan bulat a dan b dimana b0, pasti ada tepat satu pasangan bilangan bulat (q,r) yang memenuhi a=bq+r dan 0r<|b|

Bukti Ada

Mula-mula, lupakan dulu batasan (constraint) 0r<|b|

Karena tidak ada batasan, maka ada tak terhingga banyaknya cara menuliskan bilangan bulat a, yaitu dengan mengambil nilai q yang berbeda-beda. Akibatnya, ada tak terhingga banyaknya r seperti di bawah ini.

a=bq1+r1
a=bq2+r2
a=bq3+r3
...
a=bqn+rn

Sekarang, simpan semua r ke dalam sebuah himpunan. Katakanlah nama himpunan ini R, yaitu R={r1,r2,r3,,rn}

Lalu, masukkan kembali batasan pertama r0 dengan cara membuang semua r yang lebih kecil dari 0. Sekarang semua anggota himpunan R pasti lebih besar atau sama dengan 0.

Karena sudah diberi batas bawah, maka sekarang himpunan R pasti punya anggota himpunan terkecil. Katakanlah anggota himpunan yang terkecil ini namanya rk

Di bawah akan dibuktikan bahwa rk<|b| dengan menggunakan teknik kontradiksi.

Kasus 1

Misalkan rkb dimana b0

Karena a=bqk+rk dan rkb, maka:
abqkb
abqkb0
ab(qk+1)0

Misalkan qk+1=qj maka

abqj0

Karena a bisa dituliskan sebagai a=bqj+rj dan karena abqj0 maka rj0

Akibatnya rj juga anggota himpunan R dan rj<rk. Artinya rk bukan anggota himpunan terkecil. Terjadi kontradiksi.

Kasus 2

Misalkan rk−b dimana b<0

Karena a=bqk+rk dan rk−b, maka:
abqk−b
abqk+b0
ab(qk1)0

Misalkan qk1=qj maka

abqj0

Karena a bisa dituliskan sebagai a=bqj+rj dan karena abqj0 maka rj0

Akibatnya rj juga anggota himpunan R dan rj<rk. Artinya rk bukan anggota himpunan terkecil. Terjadi kontradiksi juga.

Dengan demikian, bukti pertama sudah selesai. Pasti ada pasangan bilangan bulat (q,r) yang memenuhi a=bq+r dan 0r<|b|

Bukti Tunggal

Misalkan ada dua pasangan bilangan bulat yang memenuhi, yaitu (q1,r1) dan (q2,r2)

Karena
a=bq1+r1
a=bq2+r2

Maka b(q1q2)=r2r1

Maknanya, b habis membagi r2r1

Karena b habis membagi r2r1 maka |b| pasti juga habis membagi r2r1

Karena |b|>r20 dan |b|>r10 maka |b|>r2r1>−|b|

Mungkinkah |b| membagi habis bilangan yang lebih kecil darinya?

Mungkin saja. Ada satu kemungkinan dimana |b| habis membagi bilangan yang lebih kecil darinya, yaitu pada saat |b| membagi 0.

Artinya, satu-satunya kemungkinan dimana |b| habis membagi r2r1 adalah pada saat r2=r1

Karena r2=r1 maka q2=q1

Artinya, tidak mungkin ada lebih dari satu pasangan bilangan bulat (q,r) yang memenuhi

Dengan demikian, bukti kedua sudah selesai. Pasti ada tepat satu pasangan bilangan bulat (q,r) yang memenuhi a=bq+r dan 0r<|b|

Last updated: 6 August 2026